BANJARMASIN, MEDIATNI-POLRI.ID – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban kecelakaan laut KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Provinsi Kalimantan Selatan, masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan hingga Senin (14/9/2026) pukul 17.30 WITA.
Berdasarkan pembaruan data SAR, KM Virgo Transport 8 diketahui membawa 243 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 orang dinyatakan selamat, enam orang meninggal dunia, sementara 129 orang lainnya masih dalam pencarian.
Sebanyak 114 orang telah dievakuasi dan berada di sejumlah kapal yang terlibat dalam proses penyelamatan. Sebagian korban telah dibawa menuju Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.
Rinciannya, TB TCP membawa enam korban, terdiri dari satu orang selamat dan lima orang meninggal dunia. Satu korban selamat bernama Melinda, perempuan asal Jawa Tengah, telah dievakuasi menggunakan helikopter Basarnas AS-365N3+/HR-3601 menuju Bandara Syamsudin Noor dan tiba pada Senin (14/9/2026) pukul 14.08 WITA.
Sementara satu korban meninggal dunia dari TB TCP juga telah dievakuasi menggunakan helikopter dan tiba di Bandara Syamsudin Noor pada pukul 16.51 WITA untuk proses lebih lanjut.

Empat korban meninggal dunia lainnya masih berada di kapal TB TCP. Identitas korban meninggal dunia belum dirilis pihak Basarnas.
Kemudian, TB Mawhau IX membawa 16 orang korban, terdiri dari 15 orang selamat dan satu orang meninggal dunia. Kapal tersebut telah tiba di Pelabuhan Trisakti pada Senin (14/9/2026) pukul 07.14 WITA.
Selanjutnya, MV Haida membawa 69 orang, terdiri dari 58 penumpang KM Virgo Transport 8 dan 11 anak buah kapal (ABK). Seluruhnya dinyatakan selamat dan telah tiba di Pelabuhan Trisakti pada Minggu (13/9/2026) pukul 18.15 WITA.
Sementara itu, KM Cahaya Bahari Jaya masih membawa 22 korban selamat. Kapal tersebut belum tiba di Pelabuhan Trisakti dan proses pemindahan korban akan dilakukan menggunakan kapal lain sesuai perkembangan operasi SAR.
Selain itu, KN Laksamana 241 telah membawa satu korban selamat bernama Rahmadi dan tiba di Pelabuhan Trisakti pada Senin (14/9/2026) pukul 04.50 WITA.
Dengan demikian, masih terdapat dua kapal yang membawa korban dan belum tiba di Pelabuhan Trisakti, yakni KM Cahaya Bahari Jaya yang membawa 22 korban selamat serta TB TCP yang membawa enam korban, terdiri dari satu korban selamat dan lima korban meninggal dunia.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI dan Polri hingga kini masih melaksanakan pencarian terhadap 129 korban yang belum ditemukan di lokasi kejadian maupun wilayah perairan di sekitarnya.

Posko utama evakuasi korban dipusatkan di Pelabuhan Penumpang Trisakti Banjarmasin. Namun, apabila korban ditemukan di wilayah lain, proses evakuasi akan diarahkan ke daerah tersebut atau lokasi terdekat yang memungkinkan.
Untuk korban meninggal dunia yang telah dievakuasi, saat ini ditempatkan di ruang khusus jenazah di Terminal Pelabuhan Trisakti Banjarmasin untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
Hingga pembaruan terakhir, belum ditemukan maupun diperoleh informasi mengenai adanya korban penumpang yang merupakan anggota TNI.
Selain penumpang, KM Virgo Transport 8 juga diketahui mengangkut 74 unit kendaraan, terdiri dari 22 unit truk sedang, 47 unit truk besar, dan lima unit tronton.
Terkait penyebab kecelakaan, berdasarkan penyampaian Kepala Basarnas dalam konferensi pers, dugaan sementara kecelakaan laut tersebut dipengaruhi faktor cuaca dan gelombang tinggi.
Namun, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil investigasi. Pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Operasi SAR hingga kini masih berlangsung dengan mengerahkan personel dan sarana dari unsur Basarnas, TNI, Polri serta unsur terkait lainnya guna mencari korban yang masih dinyatakan hilang.
(BHL)


Tinggalkan Balasan