KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit menggelar promosi hasil karya warga binaan di depan area lapas saat layanan kunjungan berlangsung, Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan hasil pembinaan kemandirian sekaligus mendorong produktivitas warga binaan.

Beragam produk unggulan dipamerkan dan dipasarkan kepada para pengunjung.

Hasil karya tersebut meliputi berbagai kerajinan rajut seperti gelang, peci, tas, dan dompet yang dibuat warga binaan perempuan, serta produk pangan berupa tempe dan telur hasil produksi warga binaan.

Antusiasme pengunjung terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung.

Keluarga warga binaan maupun masyarakat yang datang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melihat langsung sekaligus membeli produk yang dipamerkan.

Produk-produk yang ditawarkan mendapat apresiasi positif karena dinilai memiliki kualitas yang baik, rapi, menarik, dan bernilai guna.

Sejumlah hasil karya bahkan berhasil terjual selama kegiatan promosi berlangsung.

Kegiatan ini merupakan implementasi program pembinaan kemandirian yang secara konsisten dijalankan Lapas Kelas IIB Sampit.

Melalui program tersebut, warga binaan dibekali berbagai keterampilan produktif sebagai bekal untuk hidup mandiri setelah menyelesaikan masa pidana.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif di bawah pengawasan petugas lapas.

Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Muhammad Yani, mengapresiasi dukungan masyarakat terhadap hasil karya warga binaan.

“Promosi ini menjadi bukti bahwa hasil pembinaan kemandirian di Lapas mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan memiliki nilai jual. Kami berharap dukungan masyarakat terus mengalir sehingga dapat memotivasi warga binaan untuk terus berkarya, mengembangkan keterampilan, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang mandiri dan produktif setelah kembali ke tengah masyarakat,” ujar Muhammad Yani, dikutip Selasa (14/7/2026).
(Tbk)