PALANGKA RAYA, MEDIATNI-POLRI.ID – Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor PT PLN (Persero) UP3 Palangka Raya, Jalan Ahmad Yani No. 1, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Selasa (28/7/2026). Aksi yang diikuti sekitar 20 orang tersebut berlangsung sejak pukul 10.30 WIB hingga 12.15 WIB.
Dalam aksi itu, massa menyuarakan protes terhadap pemadaman listrik bergilir yang dinilai telah merugikan masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Massa juga membawa dua spanduk bertuliskan “Masyarakat Menuntut Hak kepada PLN” dan “Mosi Tidak Percaya untuk PLN”, serta menggunakan pengeras suara dan toa untuk menyampaikan aspirasi.
Koordinator lapangan aksi, Joseph Firman Jaya Waruwu, dalam orasinya meminta General Manager PLN UP3 Palangka Raya menemui massa secara langsung di luar kantor.
Menurutnya, pemadaman listrik bergilir dengan durasi yang mencapai sekitar enam jam telah menimbulkan kerugian bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Massa menuntut PLN memberikan penjelasan mengenai penyebab pemadaman listrik, segera memulihkan pasokan listrik di Kota Palangka Raya, serta bertanggung jawab atas kerugian yang dialami masyarakat akibat gangguan layanan tersebut.
Sekitar pukul 11.05 WIB, massa sempat berupaya memasuki area kantor PLN, namun dihalau oleh petugas keamanan yang berjaga. Selanjutnya, massa membunyikan sirene sambil menunggu kehadiran General Manager PLN untuk berdialog.
Karena hingga menjelang berakhirnya aksi pihak General Manager PLN tidak menemui peserta demonstrasi, massa memasang spanduk di depan gerbang kantor PLN sebagai bentuk protes. Aksi kemudian diakhiri sekitar pukul 12.15 WIB.
Dalam orasinya, massa juga menyatakan akan kembali menggelar aksi pada hari berikutnya dengan jumlah peserta yang lebih banyak apabila tuntutan mereka belum mendapat tanggapan dari pihak PLN.
Pengamanan kegiatan dilakukan oleh personel Polresta Palangka Raya bersama petugas keamanan internal PLN.
Selama berlangsungnya aksi, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif tanpa terjadi gangguan keamanan yang berarti.
(BHL)


Tinggalkan Balasan