
SAMARINDA // MediaTniPolri.id– Polresta Samarinda terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan dan pemantauan intensif budidaya tanaman jagung di sejumlah wilayah. Kegiatan yang dijalankan jajaran Bhabinkamtibmas bersama kelompok tani binaan tersebut dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman berjalan optimal sekaligus mendorong peningkatan produktivitas pertanian menuju swasembada pangan.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Samarinda, Ipda Arie Soeharyadi, mengatakan keterlibatan personel kepolisian dalam sektor pertanian merupakan bagian dari komitmen Polri mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas tidak hanya berfokus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendampingi masyarakat dalam penguatan sektor produktif yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.
“Melalui peran Bhabinkamtibmas, Polresta Samarinda tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan melalui pendampingan kepada kelompok tani binaan. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kemandirian pangan di daerah,” ujar Ipda Arie.
Berdasarkan laporan kegiatan ketahanan pangan Polresta Samarinda pada Senin (15/6/2026), pemantauan dilakukan secara berkala di sejumlah titik untuk melihat kondisi lahan, pertumbuhan tanaman, serta proyeksi masa panen.
Di Kecamatan Palaran, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukuan, Bripka Dada Aukirajasa, melakukan pengecekan lahan jagung seluas 0,2 hektare. Tanaman yang telah berusia sekitar 20 hari tersebut diperkirakan memasuki masa panen pada September 2026.

Kegiatan serupa juga dilakukan di wilayah Polsek Sungai Kunjang. Bhabinkamtibmas Kelurahan Karang Asam Ilir, Bripka Agus Asmara, memantau pertumbuhan tanaman jagung yang telah mencapai tinggi sekitar 179 sentimeter dan diproyeksikan siap dipanen pada akhir Juni 2026.
Sementara di wilayah Polsek Samarinda Ulu, Aipda Henry Agus melakukan pemantauan terhadap lahan jagung milik CV Borneo Bagus Properti seluas satu hektare. Tanaman berusia 25 hari di lokasi tersebut diperkirakan akan memasuki masa panen pada September mendatang.
Pemantauan juga berlangsung di wilayah Polsek Samarinda Kota. Aipda Hengky mengecek lahan jagung seluas 0,3 hektare dengan usia tanaman tiga bulan 21 hari yang diperkirakan panen pada pertengahan Juni 2026.
Masih di wilayah yang sama, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sindang Sari, Aiptu Kusno Ari, memonitor lahan seluas 0,5 hektare dengan usia tanaman satu bulan dan diproyeksikan memasuki masa panen pada akhir Agustus hingga awal September 2026.
Sedangkan di wilayah Polsek Samarinda Seberang, pemantauan dilakukan pada lahan jagung seluas satu hektare dengan usia tanaman 62 hari dan diperkirakan siap dipanen pada pertengahan Agustus 2026.
Ipda Arie menambahkan, kegiatan monitoring tersebut merupakan bagian dari Program Ketahanan Pangan Polresta Samarinda Tahun Anggaran 2026 yang dijalankan secara berkesinambungan bersama kelompok tani binaan.
Ia menegaskan, sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di daerah.
“Pendampingan yang dilakukan secara rutin diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian masyarakat, memberikan manfaat ekonomi bagi petani, serta menjadi kontribusi nyata Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional,” pungkasnya.
Penulis: GB


Tinggalkan Balasan