SERUYAN, MEDIATNI-POLRI.ID – Respons cepat dan sinergi lintas instansi kembali dibuktikan dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kelurahan Kuala Pembuang II, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kamis (10/9/2026).
Informasi adanya titik api diterima personel piket Posko Lapangan Penanganan Karhutla pada pukul 08.37 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan langsung bergerak ke lokasi di titik koordinat -3.385628, 112.530648 untuk melakukan pengecekan dan pemadaman.
Setibanya di lokasi, upaya pemadaman langsung dilakukan secara bersama-sama untuk mencegah api merambat ke area yang lebih luas.
Dalam penanganan ini, dilibatkan 3 personel Polri, 2 personel TNI, 4 personel BPBD, 1 personel Manggala Agni, 1 personel Damkar, 1 personel KPHP, dan 1 personel Marnit Polair.
Berkat kerja sama seluruh unsur, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.45 WIB.
Setelah api utama padam, tim melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara atau sumber panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Padal Siaga Karhutla dan Kekeringan Tahun 2026 IPDA Eko Andrianto, S.H. menyampaikan bahwa kecepatan merespons laporan merupakan kunci mencegah kebakaran meluas.
“Begitu informasi diterima, personel bersama unsur terkait langsung bergerak ke lokasi. Setelah api berhasil dipadamkan, proses dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi menimbulkan api kembali,” ujarnya.
IPDA Eko juga mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif mencegah Karhutla dengan tidak membuka lahan melalui pembakaran dan segera melapor jika melihat titik api atau kepulan asap.
“Pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian bersama. Jika menemukan titik api, segera laporkan agar dapat ditangani sedini mungkin,” tambahnya.
Pemadaman dan pendinginan ini menjadi bagian dari kesiapsiagaan Satgas Karhutla dalam melindungi masyarakat dan lingkungan, sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi di Kabupaten Seruyan.
(Tbk)


Tinggalkan Balasan