LANDAK // MEDIATNI-POLRI.ID/ Polsek Sengah Temila ~Polres Landak ~ Polda Kalbar~ Upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat terus dilakukan jajaran Polsek Sengah Temila melalui program Minggu Kasih. Kali ini, Kapolsek Sengah Temila AKP Triyono, S.H., bersama personel menyambangi Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Dusun Jerek, Desa Pahauman, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, pada Minggu (18/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi kepolisian untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi jemaat, sekaligus menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) demi menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.

Kegiatan Minggu Kasih tersebut dihadiri Kapolsek Sengah Temila AKP Triyono, S.H., personel Polsek Sengah Temila Aipda H. Dias dan Bripka S. Hasiolan, Pdt. Pancelinus, S.Th., serta sekitar 30 orang jemaat GBI yang mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sengah Temila AKP Triyono, S.H., menyampaikan bahwa program Minggu Kasih merupakan salah satu sarana untuk membangun komunikasi yang baik antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran bersama terhadap pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban.

Kapolsek juga menyosialisasikan layanan darurat Polri melalui nomor telepon 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam. Ia mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan tersebut ketika membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan kejadian yang memerlukan penanganan petugas.

Selain itu, jemaat diberikan edukasi mengenai pentingnya menaati peraturan lalu lintas sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah larangan penggunaan knalpot yang tidak sesuai dengan ketentuan atau knalpot brong karena dapat mengganggu kenyamanan masyarakat serta ketertiban di lingkungan sekitar.

Tidak hanya mengenai lalu lintas, Kapolsek turut mengingatkan masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkotika, khususnya jenis sabu, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika, terutama dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan barang terlarang tersebut.

Dalam penyampaian berikutnya, Kapolsek menekankan pentingnya bersikap bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi. Masyarakat diimbau agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya atau berita bohong (hoaks) yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, keresahan, bahkan mengganggu keharmonisan di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Melalui kegiatan Minggu Kasih ini, kami ingin terus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Kami mengajak seluruh jemaat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, mematuhi peraturan yang berlaku, menjauhi narkoba, serta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Pdt. Pancelinus, S.Th., dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolsek Sengah Temila bersama personel Polsek di tengah jemaat GBI.Kegiatan seperti ini dinilai menjadi kesempatan yang baik untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus menambah pemahaman warga mengenai keamanan, ketertiban, dan kesadaran hukum.

Ia berharap komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin dapat terus dipelihara sehingga masyarakat merasa semakin dekat dengan kepolisian serta tidak ragu menyampaikan aspirasi maupun informasi yang berkaitan dengan situasi keamanan di lingkungan masing-masing.

Melalui program Minggu Kasih, Polsek Sengah Temila berupaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang lebih humanis, terbuka, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kehadiran polisi di tengah kegiatan keagamaan diharapkan tidak hanya memperkuat silaturahmi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama.

Sumber : (Humas Polsek Sengah Temila)