
KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) saat ini tengah melakukan pembenahan manajemen administrasi di internal organisasi. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat tata kelola serta meningkatkan pelayanan kepada seluruh anggota yang bernaung di bawah Organda.
Ketua Dewan Pembina Organda Kotim, Susilo S.T., mengatakan bahwa pembenahan administrasi menjadi salah satu fokus utama agar organisasi dapat berjalan lebih tertib dan profesional.
“Alhamdulillah Organda Kotim saat ini sedang dalam proses pembenahan manajemen administrasi di dalam internal organisasi,” ujar Susilo, Kamis (5/2/2026).
Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini rekomendasi untuk BBM bersubsidi bagi seluruh angkutan darat yang berada di bawah naungan Organda telah ditandatangani oleh Bupati Kotawaringin Timur dan telah diserahkan kepada Organda.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan terobosan penting untuk membantu para pelaku usaha transportasi darat, khususnya sopir angkutan yang membutuhkan dukungan operasional.
“Rekomendasi BBM bersubsidi sudah ditandatangani oleh Bupati Kotim dan telah diserahkan ke Organda. Insya Allah jika tidak ada kendala, pengelolaan BBM bersubsidi ini akan berjalan dengan baik di bawah pengawasan,” jelasnya.
Susilo menegaskan bahwa dirinya selaku Ketua Dewan Pembina akan terus mengawal seluruh program dan kegiatan Organda Kotim agar berjalan sesuai prinsip keadilan bagi seluruh anggota.
Ia juga mengajak seluruh pelaku angkutan darat di Kotim untuk segera bergabung menjadi anggota Organda. Dalam waktu dekat, Organda Kotim juga berencana menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan bagi pekerja bukan penerima upah, seperti para sopir angkutan.
“Kedepannya Organda akan bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi para sopir sebagai pekerja bukan penerima upah,” tambahnya.
Selain itu, Organda Kotim juga akan memperkuat kerja sama lintas sektor dunia usaha yang berada di bawah naungan organisasi tersebut, dengan tujuan mendorong kemajuan bersama tanpa membeda-bedakan anggota.
Susilo menegaskan bahwa seluruh anggota Organda memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam organisasi.
Ke depan, pihaknya juga akan menggandeng aparat penegak hukum (APH) untuk bersinergi dalam membangun kebersamaan serta memperkuat peran Organda di daerah.
“Kami ingin membangun sinergi dengan seluruh pihak agar keberadaan Organda dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta pembangunan di Kabupaten Kotawaringin Timur,” pungkasnya.
(Tbk)


Tinggalkan Balasan