
KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Kebakaran terjadi di sebuah lapak kios di Lorong Pos 1 Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM), Jalan Rahadi Usman No. 23, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Minggu (2/8/2026) malam.
Peristiwa tersebut dilaporkan pada pukul 20.51 WIB oleh seorang warga bernama Khair melalui aplikasi WhatsApp kepada salah satu personel Satgas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Timur.
Menerima laporan tersebut, personel Damkar dari Peleton 2 yang terdiri dari Regu 1, Regu 2, dan Regu 3 segera bergerak menuju lokasi pada pukul 20.53 WIB.
Hanya dalam waktu sekitar tiga menit dengan jarak tempuh kurang lebih 700 meter, petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan size up sebelum melaksanakan pemadaman.
Api berhasil dikendalikan dan operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 21.27 WIB.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas bersama relawan kebakaran melanjutkan proses pendinginan (overhaul) untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api diduga pertama kali muncul dari bagian atas lapak kios milik Imran.
Kobaran api kemudian dengan cepat merambat dan membakar tumpukan barang yang berada di bawahnya.
Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting atau arus pendek listrik, namun penyebab pasti masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp7 juta.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Dalam operasi penanganan kebakaran, Damkar Kotawaringin Timur mengerahkan sejumlah personel beserta armada MTPK 13, MTPK 14, MUPK 05, dan satu unit Hilux Rescue.
Penanganan juga mendapat dukungan dari Satlantas Polres Kotim, Polsek Ketapang, Satpol PP Kotim, serta sejumlah relawan pemadam kebakaran dari berbagai komunitas di Sampit.
Berkat respons cepat petugas dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat, kebakaran berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke bangunan lain di kawasan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM).
(Tbk)

Tinggalkan Balasan