KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit terus memperkuat pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beragama Islam melalui kegiatan seni budaya Islami.

Salah satunya dengan latihan hadroh yang rutin dilaksanakan di Masjid At-Taubah Lapas Sampit, Senin (19/10/2026).

Lantunan selawat dan syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW menggema di masjid, menghadirkan suasana religius di tengah lingkungan pemasyarakatan.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi warga binaan untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang seni musik Islami sekaligus memperdalam nilai-nilai keagamaan.

Latihan hadroh tidak hanya berfokus pada keterampilan bermusik, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan karakter dan spiritualitas.

Melalui kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama, warga binaan didorong untuk menumbuhkan kedisiplinan, mempererat kebersamaan, serta meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Lantunan Hadroh - Lantunan Hadroh di Lapas Sampit, Perkuat Pembinaan Rohani dan Semangat Hijrah WBP

Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat membantu warga binaan memanfaatkan waktu dengan aktivitas positif selama menjalani masa pembinaan.

Antusiasme mereka dalam mengikuti latihan menjadi salah satu wujud semangat untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Muhammad Yani, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan hadroh sebagai bagian dari pembinaan kerohanian warga binaan.

Menurutnya, penguatan nilai-nilai spiritual memiliki peran penting dalam membentuk sikap dan perilaku positif.

“Latihan hadroh ini adalah wadah untuk menyiarkan selawat dan memperhalus budi pekerti. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana hijrah serta pembekalan moral yang positif bagi warga binaan ketika kembali ke masyarakat kelak,” ujar Muhammad Yani.

Melalui kegiatan hadroh di Masjid At-Taubah, Lapas Kelas IIB Sampit berharap pembinaan kerohanian dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

Selain memperkuat keimanan, kegiatan ini diharapkan menjadi bekal bagi warga binaan untuk membangun kehidupan yang lebih baik dan berkontribusi positif saat kembali ke tengah masyarakat.
(Tbk)