KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit bersinergi dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Sampit dalam melaksanakan penelitian kemasyarakatan (litmas) pembinaan awal terhadap empat Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (20/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan menggali informasi mengenai latar belakang, potensi, serta kebutuhan WBP sebagai dasar penyusunan rekomendasi program pembinaan yang tepat sasaran.
Dalam pelaksanaannya, Bapas Kelas II Sampit menerjunkan tiga Pembimbing Kemasyarakatan (PK) untuk melakukan wawancara mendalam dan mengumpulkan data pendukung terhadap empat WBP tersebut.
Proses ini menjadi bagian penting dalam mengidentifikasi kondisi masing-masing WBP guna mendukung pelaksanaan pembinaan yang terarah dan sesuai kebutuhan.
Selama kegiatan berlangsung, proses wawancara berjalan tertib dan kondusif.
Pihak Lapas Kelas IIB Sampit turut memfasilitasi pelaksanaan litmas dengan menyediakan sarana pendukung serta membantu kelancaran kegiatan.

Melalui wawancara dan pengumpulan data, Pembimbing Kemasyarakatan menggali informasi terkait riwayat hidup, potensi, serta faktor risiko WBP sebagai bahan penyusunan rekomendasi pembinaan.
Sinergi antara Lapas dan Bapas ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan pemasyarakatan.
Hasil litmas diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan program pembinaan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan setiap WBP.
Kepala Lapas Kelas IIB Sampit mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dengan Bapas Kelas II Sampit.
Ia menegaskan bahwa penelitian kemasyarakatan memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas program pembinaan.
“Sinergi dengan Bapas Sampit melalui litmas awal ini adalah fondasi penting agar program pembinaan yang kita berikan benar-benar tepat sasaran dan berdampak positif bagi masa depan WBP,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Sampit dan Bapas Kelas II Sampit diharapkan terus memperkuat koordinasi dan sinergi dalam mewujudkan pembinaan yang lebih terencana, terukur, dan berorientasi pada perubahan positif bagi WBP.
(Tbk)

Tinggalkan Balasan