TANGGAMUS, LAMPUNG // MEDIATNI-POLRI.ID/ Bhabinkamtibmas Polsek Talang Padang, Aipda Mei Rico, S.H., bersama Aipda Jemy Carsen, S.E., melaksanakan sambang duka sekaligus menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya KH. Harisuddin Zamas bin KH. Muhammad Zahri, pengasuh Pondok Pesantren Modern Nahdlatul Ulama (PEMNU), Minggu (25/10/2026).
Kegiatan dilaksanakan di PEMNU, Dusun Podomoro, Pekon Negeri Agung, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus.
Kehadiran personel Polri di tengah keluarga yang berduka menjadi wujud empati sekaligus upaya mempererat hubungan dengan tokoh agama dan masyarakat.
Selain menyampaikan belasungkawa, personel kepolisian juga memberikan dukungan moril kepada keluarga almarhum agar diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan.
Aipda Meirico mengatakan, KH. Harisuddin Zamas merupakan adik kandung Matan Ketua MUI Tanggamus, KH. A. Wahid Zamas, meninggal di kediamannya di PEMNU pagi tadi, Minggu 25 Oktober 2025.
“Berdasarkan informasi dari keluarga, almarhum tejatuh di rumah,” kata Aipda Meirico.
Kapolsek Talang Padang Iptu Harunur Rasyid, S.H., M.H., mengapresiasi personelnya sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat sekaligus implementasi pelayanan yang humanis.
“Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan dukungan ketika warga mengalami kedukaan,” kata Iptu Harunur.
Ia menambahkan, Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri di wilayah binaan diharapkan terus menjalin silaturahmi, menunjukkan kepedulian, dan hadir dalam berbagai situasi yang dialami masyarakat.
“Bhabinkamtibmas harus terus hadir di tengah masyarakat, membangun kedekatan, serta menunjukkan kepedulian sebagai bagian dari pelayanan Polri,” tambahnya.
Kesempatan itu, Kapolsek, turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya KH. Harisuddin Zamas. Ia mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga, para santri, dan seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Modern Nahdlatul Ulama diberikan ketabahan.
“Kami turut berduka cita atas wafatnya KH. Harisuddin Zamas. Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosa-dosanya, diterima amal ibadahnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta keikhlasan,” tutupnya.
(*)

Tinggalkan Balasan