KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menangani kebakaran lahan kosong dan semak belukar di Jalan Jaksa Agung, Perumahan Chalin Jalur II, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Senin (26/10/2026) sore.
Berdasarkan laporan kejadian, informasi kebakaran diterima petugas pada pukul 16.43 WIB dari warga masyarakat.
Setelah melakukan validasi informasi, petugas segera menyiapkan peralatan dan mengerahkan personel menuju lokasi kejadian.
Petugas berangkat pada pukul 16.46 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 17.05 WIB. Proses pemadaman dimulai pukul 17.08 WIB, dan api berhasil dilokalisasi pada pukul 17.09 WIB.

Selanjutnya, petugas melakukan pendinginan pada pukul 17.10 WIB untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Pemeriksaan lokasi dilakukan hingga pukul 17.40 WIB sebelum operasi dinyatakan selesai pada pukul 17.42 WIB.
Dalam penanganan tersebut, Damkarmat Kotim mengerahkan satu unit Mobil Tangki Pemadam Kebakaran 13 dengan personel Regu I yang dipimpin Wakil Kepala Regu I, Muhammad Marjuki, bersama Amrul Murtadlo dan Adhitama Prayoga selaku pengemudi kendaraan, serta Mat Ali, Muhammad Sandy R, Agus Fajriannur, Marlina Nathalia, dan N. Helen Lidyaningrum.
Berdasarkan data laporan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai seperempat hektare. Tidak dilaporkan adanya korban dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, penyebab kebakaran masih belum diketahui dan tidak ada taksiran kerugian yang tercatat.

Kondisi cuaca saat penanganan berlangsung dilaporkan cerah. Seluruh rangkaian operasi berjalan dengan baik, mulai dari penanganan di lapangan, kemampuan personel, dukungan logistik, hingga komunikasi.
Setelah memastikan kondisi di lokasi aman, seluruh personel kembali ke Markas Komando Damkarmat Kotim pada pukul 18.13 WIB untuk melanjutkan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan, terutama di area yang ditumbuhi semak belukar.
Warga juga diimbau tidak membakar sampah atau membuka lahan dengan cara membakar, karena api dapat dengan mudah merambat dan meluas ke area sekitarnya.
(Tbk)

Tinggalkan Balasan