KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda pada Rabu (28/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Lapas Sampit tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, memperkuat persatuan, serta mengenang perjuangan pemuda Indonesia dalam mengikrarkan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.
Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Sampit, Muhammad Yani, yang bertindak sebagai inspektur upacara.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan khidmat, termasuk prosesi pengibaran bendera Merah Putih yang diikuti dengan penuh rasa hormat oleh para peserta.

Peserta upacara terdiri atas jajaran petugas pemasyarakatan, peserta magang, serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Keterlibatan seluruh unsur tersebut mencerminkan bahwa semangat persatuan dan kebangsaan merupakan nilai yang dapat terus ditanamkan kepada setiap individu, tanpa memandang latar belakang.
Dalam amanatnya, Muhammad Yani mengajak seluruh peserta untuk menjadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai pengingat pentingnya menjaga persatuan, memperbaiki diri, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
“Semangat Sumpah Pemuda harus terus menyala di hati kita semua, termasuk saudara-saudara Warga Binaan, untuk senantiasa berbenah, berkontribusi positif, dan menjadi pribadi yang lebih baik demi masa depan bangsa,” ujar Muhammad Yani.

Pesan tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi warga binaan untuk memanfaatkan masa pembinaan sebagai kesempatan memperbaiki diri, menumbuhkan rasa tanggung jawab, dan mempersiapkan diri agar dapat kembali berperan positif di tengah masyarakat.
Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda, Lapas Sampit berharap nilai persatuan, semangat kebangsaan, dan tekad untuk terus berkembang dapat tertanam dalam diri seluruh peserta, sekaligus memperkuat pelaksanaan pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.
(Tbk)

Tinggalkan Balasan