KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit terus memperkuat komunikasi dan sinergitas antarinstansi bersama Bagian Operasi (Bag Ops) Polres Kotawaringin Timur (Kotim).
Penguatan koordinasi tersebut dilakukan melalui pertemuan strategis yang membahas kesiapan serta penyesuaian pola pengamanan seiring rencana peningkatan status Polres Kotim menjadi Polresta Kotawaringin Timur, Jumat (28/8/2026).
Langkah ini dinilai menjadi bagian penting dalam memastikan proses transisi struktur organisasi kepolisian dapat berjalan selaras dengan mekanisme pengamanan dan pelayanan di lingkungan pemasyarakatan.
Perubahan status dari Polres menjadi Polresta nantinya diproyeksikan membawa peningkatan, baik dari sisi jumlah personel, sarana dan prasarana, maupun jangkauan operasional kepolisian di wilayah Kotim.
Bagi Lapas Kelas IIB Sampit, perkembangan tersebut diharapkan semakin memperkuat sistem pengamanan, mempercepat dukungan apabila terjadi situasi darurat, serta meningkatkan pemantauan terhadap keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan Lapas.
Selain aspek pengamanan, sinergitas antara Lapas Sampit dan kepolisian juga mencakup koordinasi dalam pelaksanaan penegakan hukum secara berkelanjutan.
Hal tersebut meliputi pengawalan tahanan, pertukaran informasi yang berkaitan dengan keamanan, hingga pelaksanaan patroli dan sambang secara rutin di sekitar lingkungan Lapas.
Dengan penguatan struktur organisasi kepolisian melalui peningkatan status menjadi Polresta, koordinasi dan pelaksanaan langkah-langkah preventif diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan terukur.
Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Muhammad Yani, menyambut positif pembahasan strategis tersebut. Menurutnya, sinergi antarinstansi merupakan salah satu kunci dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, baik di dalam Lapas maupun di wilayah sekitar.
“Peningkatan status Polres Kotim menjadi Polresta adalah angin segar bagi peningkatan kualitas keterlibatan pengamanan di wilayah kita. Kami di Lapas Sampit siap berkolaborasi penuh dan menyesuaikan langkah operasional agar sinergitas yang sudah terjalin baik ini semakin kokoh,” tegas Kalapas Sampit.
Ia menambahkan, kerja sama yang semakin kuat antara Lapas dan kepolisian diharapkan mampu menghadirkan rasa aman bagi masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif di dalam lingkungan pemasyarakatan.
“Semoga dengan sinergitas yang semakin kuat, kita dapat bersama-sama menghadirkan rasa aman yang nyata bagi masyarakat serta menjaga kondusivitas di dalam Lapas,” pungkasnya.
(Tbk)


Tinggalkan Balasan