KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Tasrifin, pengurus Komunitas Peduli Kotawaringin Timur (Kotim) Divisi Narkoba sekaligus pengurus Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN), menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) yang baru.
Tasrifin berharap kepemimpinan Kapolri yang baru dapat semakin memperkuat kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), khususnya dalam upaya pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
“Selamat kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri yang baru. Semoga beliau dalam melaksanakan tugas dapat lebih baik dan lebih semangat,” ujar Tasrifin, Kamis (1/10/2026).
Menurutnya, pengalaman Suyudi Ario Seto dalam bidang pemberantasan narkoba menjadi harapan tersendiri bagi para aktivis antinarkoba di daerah.
Ia berharap persoalan narkoba, khususnya di Kabupaten Kotawaringin Timur, dapat semakin ditekan melalui langkah-langkah penegakan hukum dan pencegahan yang lebih kuat.
“Kami berharap kepada Bapak Kapolri yang baru, karena beliau merupakan mantan Kepala BNN RI dan sangat mengerti masalah narkoba di Indonesia. Khususnya di wilayah Kotim, semoga masalah narkoba ini bisa kembali ditekan,” katanya.
Tasrifin yang merupakan purnawirawan TNI AD tersebut menegaskan, dirinya bersama para aktivis antinarkoba di Sampit akan terus memberikan dukungan terhadap upaya pemberantasan narkotika.
“Kami dari aktivis antinarkoba yang ada di Sampit berharap narkoba ini bisa diberantas sampai tuntas,” tegasnya.
Sementara itu, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Suyudi menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Sebelum ditunjuk sebagai Kapolri, Suyudi Ario Seto menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).
Penunjukan dirinya sebagai Kapolri telah mendapat persetujuan DPR RI setelah menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto juga melantik Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri.
Pergantian pucuk pimpinan Polri tersebut diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian, termasuk dalam menghadapi berbagai persoalan keamanan dan penegakan hukum, serta pemberantasan peredaran gelap narkotika di seluruh wilayah Indonesia.
(Tbk)

Tinggalkan Balasan