KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Layanan kunjungan keluarga di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit menjadi salah satu sarana penting untuk menjaga hubungan emosional antara warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan orang-orang terdekat mereka.

Melalui kunjungan tersebut, keluarga dapat melepas rindu sekaligus memberikan dukungan moral bagi warga binaan yang sedang menjalani masa pidana, Senin (12/10/2026).

Suasana haru dan bahagia kerap mewarnai pertemuan di area layanan kunjungan. Keluarga, kerabat, dan teman datang untuk bertemu secara langsung dengan warga binaan.

Momen kebersamaan ini menjadi kesempatan berharga untuk berbagi kabar, menyampaikan perhatian, serta memberikan semangat agar warga binaan tetap menjalani proses pembinaan dengan baik.

Selain menjadi sarana melepas kerinduan, kunjungan keluarga juga berperan dalam menjaga hubungan kekeluargaan.

Komunikasi secara langsung memungkinkan warga binaan tetap merasa terhubung dengan keluarga dan lingkungan sosialnya meskipun sedang menjalani masa pidana.

Dukungan Keluarga - Dukungan Keluarga Jadi Penguat Semangat Warga Binaan, Lapas Sampit Optimalkan Layanan Kunjungan

Dukungan moral dari keluarga diharapkan dapat membantu warga binaan menghadapi masa pembinaan dengan lebih positif.

Kehadiran orang-orang terdekat juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga hubungan keluarga serta mempersiapkan diri untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.

Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Muhammad Yani, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kunjungan yang optimal, humanis, dan tertib bagi masyarakat.

Pelayanan tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi pengunjung sekaligus memastikan kegiatan kunjungan berlangsung sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dengan demikian, hak warga binaan untuk memperoleh kunjungan dapat difasilitasi dengan baik tanpa mengabaikan aspek keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.

Melalui layanan kunjungan yang berkelanjutan, Lapas Kelas IIB Sampit berharap hubungan antara warga binaan dan keluarga tetap terjaga.

Dukungan keluarga diharapkan menjadi salah satu sumber motivasi bagi warga binaan untuk mengikuti program pembinaan, memperbaiki diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
(Tbk)