KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Tokoh masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Dias Manthongka, S.H., M.H., memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolres Kotim AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra W., S.H., S.I.K., M.M., beserta seluruh jajaran atas keseriusan dan keberanian dalam memberantas peredaran narkotika, khususnya sabu-sabu dan obat-obatan terlarang lainnya di wilayah hukum Polres Kotim.

Dias Thong sapaan akrabnya dikenal aktif dalam sejumlah organisasi kemasyarakatan, di antaranya Dewan Adat Dayak (DAD) Kotim, Penyang Sahawung, GNPK, Gerdayak Kotim, Komunitas Peduli Kotawaringin Timur, Laskar Prabowo Kotim, dan Prabu Center 08 Kotim.

Menurutnya, langkah tegas Kapolres Kotim bersama jajarannya dalam mengungkap kasus narkotika dan menangkap sejumlah bandar merupakan bentuk keseriusan aparat kepolisian dalam melindungi masyarakat dari ancaman bahaya narkoba.

“Kami mengangkat jempol dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Polres Kotim, mulai dari Kapolres hingga anggota di tingkat bawah. Kami melihat ada keseriusan dalam menangani dan memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Kotawaringin Timur,” ungkap Dias Thong, Jum’at (6/11/2026).

Namun, ia berharap upaya pemberantasan narkoba tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, khususnya Sampit.

Menurutnya, seluruh jajaran Polsek di 17 kecamatan se-Kotim harus ikut bergerak aktif melakukan penindakan terhadap para pengedar maupun bandar narkoba di wilayah masing-masing.

Ia pun secara khusus meminta para Kapolsek agar tidak hanya menunggu instruksi pimpinan, tetapi juga memiliki inisiatif dan keberanian dalam mengambil tindakan apabila mengetahui adanya peredaran narkoba di wilayah hukum mereka.

“Kami berharap Kapolsek di seluruh wilayah Kotim bisa mencontoh semangat Kapolres yang sekarang. Jangan hanya menunggu perintah. Kalau memang ada peredaran narkoba di kecamatan maupun desa, harus berani bertindak dan melakukan penangkapan sesuai prosedur hukum,” tegasnya.

Ia menilai, keberhasilan pemberantasan narkoba membutuhkan kerja sama dan keseriusan seluruh tingkatan kepolisian. Jangan sampai pengungkapan kasus hanya didominasi Polres, sementara jajaran Polsek kurang menunjukkan aktivitas penindakan.

Polres Kotim - Gencar Berantas Narkoba, Tokoh Masyarakat Apresiasi Polres Kotim

“Kami ingin setiap Polsek juga memiliki semangat dan hasil dalam pemberantasan narkoba. Jangan sampai penangkapan hanya menumpuk di Sampit. Kami bangga apabila masing-masing Kapolsek mampu mengungkap peredaran narkoba dan menangkap para bandar di wilayahnya,” ujarnya.

Ia mencontohkan, apabila 17 kecamatan di Kotim secara konsisten melakukan penindakan terhadap bandar maupun jaringan pengedar narkoba, maka upaya pemberantasan akan semakin maksimal.

“Bayangkan kalau hari ini masing-masing kecamatan berhasil menangkap satu bandar, berarti ada 17 bandar yang bisa diamankan. Jika bulan berikutnya kembali dilakukan penindakan, tentu jumlahnya semakin banyak. Dengan begitu, jaringan peredaran narkoba bisa ditekan secara bertahap hingga akhirnya diberantas,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa persoalan narkoba bukan sekadar masalah hukum, melainkan sudah menjadi ancaman serius bagi kehidupan sosial dan masa depan generasi muda.

Menurutnya, penyalahgunaan narkotika dapat merusak hubungan keluarga, memicu tindak kriminalitas, bahkan membuat seseorang berani melakukan kekerasan terhadap orang tua, saudara, maupun aparat penegak hukum.

“Kita tidak boleh menganggap remeh persoalan narkoba ini. Sudah banyak kejadian yang menjadi pelajaran bagi kita semua. Ada orang yang tega melawan orang tuanya sendiri, bahkan melakukan tindakan kriminal akibat pengaruh narkoba. Ini merupakan penyakit masyarakat yang sangat berbahaya,” tuturnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung langkah kepolisian dalam memerangi peredaran narkotika demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Ia juga mengingatkan agar seluruh jajaran kepolisian, mulai dari tingkat pusat, Polda, Polres hingga Polsek, terus memperkuat sinergi dan tidak bekerja sendiri-sendiri.

“Kami berharap semangat pemberantasan narkoba ini berjalan dari tingkat atas sampai ke bawah. Jangan hanya pimpinan yang bergerak, tetapi seluruh jajaran Polsek juga harus menunjukkan keseriusan. Ini demi menyelamatkan anak-anak kita, generasi muda, dan masa depan bangsa,” pungkasnya.
(Tbk)