KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Posko Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melaporkan peningkatan jumlah titik panas (hotspot) pada Jumat (7/8/2026).

Berdasarkan data hingga pukul 22.45 WIB, terpantau 223 hotspot pada pagi hari dan 108 hotspot pada sore hari.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kotawaringin Timur, Multazam, mengatakan kondisi kualitas udara berdasarkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) untuk parameter PM2.5 tercatat 86 pada pukul 07.00 WIB.

Selain pemantauan hotspot, Posko Tanggap Darurat Karhutla juga mencatat sedikitnya 15 lokasi kebakaran hutan dan lahan yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kotawaringin Timur dengan kondisi yang beragam, mulai dari masih aktif terbakar, berasap, hingga telah padam dan terkendali.

Beberapa titik yang masih aktif berada di Jalan Tjilik Riwut Km 7 dan Km 6,5, Jalan Tidar Gang Kenari, Jalan Lingkar Utara Km 10, Desa Soren, Desa Kandan, serta Jalan Lembur Kuring, Desa Telaga Baru.

Sementara sejumlah lokasi lain seperti Perum Graha Pramuka Tahap 6, Perum Pandawa, dan Desa Batuah masih terpantau mengeluarkan asap.

Di Desa Batuah, Kecamatan Seranau, upaya pemadaman juga dilakukan melalui water bombing untuk menekan penyebaran api.

Sementara itu, kebakaran di Jalan Ir. H. Juanda Gang Resmi, Kelurahan Ketapang, dilaporkan telah padam, sedangkan lokasi di Desa Bagendang Tengah, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, telah terkendali meski masih mengeluarkan asap.

Pada titik kebakaran di Jalan Simpang Kandan, Desa Kandan, Kecamatan Kota Besi, petugas sempat melakukan time out atau penghentian sementara operasi pemadaman dengan mempertimbangkan faktor keamanan dan keselamatan personel di lapangan.

BPBD Kotawaringin Timur bersama unsur TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah daerah, perusahaan, relawan, dan masyarakat terus melakukan upaya pemadaman serta pemantauan di lokasi-lokasi terdampak guna mencegah meluasnya kebakaran selama musim kemarau.

“Data tersebut merupakan laporan resmi Posko Tanggap Darurat Bencana Karhutla Kabupaten Kotawaringin Timur per 7 Agustus 2026 pukul 22.45 WIB,” tukas Kalaksa BPBD Kotim, Multazam.
(Tbk)