KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Kebakaran lahan terjadi di Jalan H.M. Arsyad, tepatnya di belakang Tjap Dimsum Sampit, RT 044/RW 008, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Minggu (6/9/2026).

Kebakaran tersebut dilaporkan kepada petugas piket/jaga Markas Komando Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan sekitar pukul 11.32 WIB.

Setelah menerima dan memvalidasi informasi, petugas Peleton I langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 11.36 WIB dan tiba sekitar pukul 11.43 WIB.

Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan operasional pemadaman pada lahan yang terbakar menggunakan Mobil Tangki Pemadam Kebakaran 13.

Petugas juga mendapat dukungan dari Relawan Pemadam Kebakaran Ketapi 3 serta mobil unit tangki milik PT Suka Jadi Sawit Mekar.

Api berhasil dilokalisir sekitar pukul 11.58 WIB. Selanjutnya, petugas melakukan proses pendinginan pada pukul 12.03 WIB, dilanjutkan pemeriksaan lokasi untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Pada pukul 12.11 WIB, proses pemadaman dinyatakan selesai dan kondisi di lokasi dipastikan aman. Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 0,5 hektare.

Berdasarkan laporan petugas, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah arson atau pembakaran yang disengaja. Namun, penyebab tersebut masih sebatas dugaan berdasarkan hasil penanganan di lapangan. Tidak terdapat korban dalam kejadian tersebut.

Kepala Peleton I, Akhmad Ilham Wahyudi, A.Ma., mengatakan penanganan kebakaran berjalan dengan baik berkat respons cepat petugas serta dukungan dari relawan dan pihak terkait.

“Operasional pemadaman berjalan baik. Setelah api berhasil dilokalisir, petugas melakukan pendinginan dan pemeriksaan untuk memastikan kondisi benar-benar aman,” ujarnya.

Kebakaran ini menjadi perhatian petugas karena lokasi lahan yang terbakar berada di sekitar bangunan dan aktivitas masyarakat.

Respons cepat dilakukan untuk mencegah api meluas dan mendekati bangunan di sekitar lokasi.

Setelah proses pemadaman dan pemeriksaan selesai, personel kemudian melanjutkan penanganan pemadaman kedua di wilayah lain.
(Tbk)