SERUYAN, MEDIATNI-POLRI.ID – Tim SAR Gabungan kembali menemukan dan mengevakuasi tiga jenazah di wilayah pesisir Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Jumat (25/9/2026).
Dengan penemuan ini, total jenazah yang telah ditemukan di wilayah tersebut menjadi tujuh orang. Sebelumnya, empat jenazah ditemukan, masing-masing dua jenazah pada 21 September dan dua jenazah pada 24 September 2026.
Penemuan pertama pada Jumat kemarin terjadi sekitar pukul 15.59 WIB, setelah tim menerima informasi adanya dua jenazah di pesisir pantai Desa Sungai Perlu pada koordinat 03.2562° LS dan 111.9230° BT. Kedua jenazah tersebut kemudian dievakuasi menuju Sendurian.
Tidak lama berselang, sekitar pukul 16.35 WIB, tim kembali menemukan satu jenazah di sekitar Sungai Gantingan, Desa Sungai Perlu, pada koordinat 03.4647° LS dan 111.9936° BT.

Jenazah tersebut juga dievakuasi ke Sendurian dan digabungkan dengan dua jenazah sebelumnya.
Sekitar pukul 17.30 WIB, ketiga jenazah tiba di Sendurian. Selanjutnya ketiganya dibawa menggunakan kendaraan Basarnas menuju Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, sebelum diteruskan ke RS Bhayangkara Banjarmasin, Kalimantan Selatan, untuk pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut.
Hingga saat ini, identitas ketujuh jenazah masih dalam proses pemeriksaan oleh pihak terkait.
Berdasarkan rangkaian kejadian, ketujuh jenazah tersebut untuk sementara diduga berkaitan dengan korban kecelakaan laut KM Virgo Transport 8 yang terjadi pada 13 September 2026 di perairan Masalembo, Laut Jawa. Namun, keterkaitan tersebut masih memerlukan pembuktian melalui proses identifikasi resmi.
Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Seruyan Aipda Ronny, menyampaikan pihaknya masih menunggu hasil identifikasi.
“Untuk identitas ketiga jenazah saat ini masih dalam proses pemeriksaan dan identifikasi. Kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai identitas maupun keterkaitannya dengan kejadian tertentu sebelum ada hasil resmi dari pihak yang berwenang,” ujar Aipda Ronny.
Polres Seruyan bersama Tim SAR Gabungan dan instansi terkait terus mendukung proses pencarian, evakuasi, serta penanganan setiap temuan di wilayah pesisir Sungai Perlu.
Polres Seruyan turut berduka cita atas musibah tersebut. Semoga para korban mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
(Tbk)

Tinggalkan Balasan