KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran, S.Kom., menyalurkan bantuan pangan bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta Bantuan Sosial Kartu Huma Betang Sejahtera di Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu (4/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 08.40 hingga 09.55 WIB tersebut menjadi bagian dari kunjungan kerja Gubernur Kalteng ke wilayah Kotim sekaligus bentuk kepedulian pemerintah provinsi terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap, kekeringan, dan karhutla.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Dr. Linae Victoria Aden, M.M.Kes., Anggota DPRD Provinsi Kalteng Dapil II Hero Harapanno Mandouw, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng Drs. H. Agustan Saining, S.Hut., M.Si., Asisten II Sekda Provinsi Kalteng Ir. H. Darliansjah, M.Si., serta sejumlah kepala perangkat daerah dan jajaran Pemerintah Provinsi Kalteng.
Dari unsur Forkopimda Kotim hadir Wakil Bupati Kotim Irawati, S.Pd., M.A.P., Dandim 1015 Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan, S.I.P., serta Kapolres Kotim AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra W., S.H., S.I.K., M.M.

Dalam sambutannya yang mewakili Bupati Kotim, Wakil Bupati Irawati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Kalteng yang telah hadir secara langsung untuk melihat kondisi masyarakat di tengah situasi kabut asap akibat karhutla.
“Ini bukti seorang pemimpin yang memperhatikan masyarakatnya. Beliau hadir karena sayang kepada masyarakat dan ingin memastikan bahwa kita tidak sendiri menghadapi bencana ini,” ujar Irawati.
Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten hingga tingkat kecamatan, kelurahan dan desa.
Irawati juga mengapresiasi peran TNI dan Polri serta para relawan yang selama ini bekerja siang dan malam dalam penanganan karhutla di wilayah Kotim.
“Pemerintah daerah Kabupaten Kotawaringin Timur sangat berterima kasih kepada TNI dan Polri yang bekerja mengatasi karhutla siang dan malam. Para relawan juga telah membantu bahu-membahu agar Kotim segera pulih,” katanya.
Ia menambahkan, bantuan air bersih dari Pemerintah Provinsi Kalteng juga telah berjalan selama beberapa bulan untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.
Sementara itu, Pj Sekda Provinsi Kalteng Dr. Linae Victoria Aden mengatakan, kunjungan Gubernur Kalteng secara khusus dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan dan keadaan masyarakat di tengah dampak kabut asap akibat karhutla.

“Bapak Gubernur ingin memastikan kondisi kesehatan dan kabar bapak ibu semua yang ada di sini apakah baik-baik saja,” katanya.
Selain bantuan pangan, masyarakat juga mendapatkan bantuan air bersih, masker, vitamin, pemeriksaan kesehatan gratis, serta Kartu Huma Betang Sejahtera.
Linae menjelaskan, Kartu Huma Betang Sejahtera dirancang untuk memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat, mulai dari bantuan tunai, bantuan pangan, layanan kesehatan, hingga dukungan pendidikan dan pelatihan tenaga kerja.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran menyampaikan bahwa pemerintah provinsi tetap berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat meskipun terjadi pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat.
“Walaupun Provinsi Kalimantan Tengah mendapatkan pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat, kita masih bisa memberikan bantuan untuk masyarakat Kalimantan Tengah,” ujar Agustiar.
Untuk masyarakat yang belum terdaftar sebagai penerima Kartu Huma Betang Sejahtera, Gubernur meminta agar segera melakukan pendaftaran melalui relawan, kelurahan, kecamatan maupun secara daring melalui layanan LaporGub.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 2.500 paket bantuan pangan disalurkan kepada masyarakat. Setiap paket terdiri dari 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir.
Gubernur juga menjelaskan bahwa penerima Kartu Huma Betang Sejahtera akan mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp250.000 dengan penyaluran dua kali dalam setahun, serta bantuan pangan setiap dua bulan sekali.
“Kalau ada permasalahan terkait gas LPG, Pertamina dan lainnya, silakan laporkan kepada kami,” kata Agustiar.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalteng merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

Selain program bantuan sosial, Pemerintah Provinsi Kalteng juga merencanakan peningkatan sejumlah ruas jalan di wilayah Kotim, di antaranya jalur Cempaka, Kuala Kuayan, Tanjung Jaringau, Sampit-Samuda hingga Ujung Pandaran.
Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersamaan, kekompakan dan semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai persoalan di daerah.
“Mohon doa restunya. Kami memimpin kurang lebih selama dua tahun. Jaga kebersamaan, jaga kekompakan dan gotong royong. Semoga kami diberikan kelancaran dalam memimpin Kalimantan Tengah,” tuturnya.
Penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak kabut asap, karhutla, kekeringan serta kondisi lingkungan yang terjadi selama musim kemarau.
Setelah kegiatan di Kelurahan Baamang Tengah selesai, rombongan Gubernur Kalimantan Tengah kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Seruyan Raya.
(Tbk)

Tinggalkan Balasan