Klapanunggal, Bogor // media TNI-Polri.id / Tenor Amin Sutanto selaku Tokoh Masyarakat (Tokmas) Apresiasi terhadap jajaran Muspika (Muspika tingkat kecamatan) Klapanunggal mencuat setelah suksesnya berbagai langkah mediasi untuk meredam potensi konflik sosial dan menjaga keamanan di wilayah Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Mediasi tersebut digelar pada Selasa (6/10/2026). pukul 13.30 Wib. yang melibatkan unsur pimpinan kecamatan (Kecamatan, Koramil, Polsek, dan Pemerintah Desa) yang mendapat sorotan positif.
Kontek permasalahan yang dibahas Mediasi dugaan perselisihan dan pemukulan terhadap Petugas Parkir oleh oknum TNI, di Desa Klapanunggal yang sempat viral, videonya dimedia sosial.

Mediasi ini disaksikan langsung oleh Danramil 0621-04 Klapanunggal Kapten Inf Kav La Ahmadin, Kapolsek Klapanunggal AKP Asep Saifurrohman, perwakilan Camat Harri Cahyadi, Kepala Desa Ade Endang Saripudin. serta Pimpinan Umum Media TNI-POLRI sekaligus Tokmas Klapanunggal Tenor Amin Sutanto.
Dari Hasil Kesepakatan yang dibuat,
jaminan Keselamatan, Kedua belah pihak menandatangani komitmen bermeterai untuk saling menjamin keselamatan agar insiden serupa tidak terulang.
Langkah taktis Muspika Klapanunggal dalam mengedepankan restorative justice (keadilan restoratif) melalui musyawarah ini dinilai efektif dalam mengembalikan kondusifitas lingkungan, keamanan, serta ketertiban wilayah secara cepat dan terukur.
Tenor Amin Sutanto selaku tokoh masyarakat Klapanunggal menyampaikan,”apresiasi tinggi atas keberhasilan proses mediasi yang dilakukan dalam menyelesaikan kasus dugaan perselisihan yang terjadi dikawasan Ruko Grand Kahuripan desa Klapanunggal.
Mediasi yang melibatkan pihak-pihak terkait, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan tersebut dinilai sebagai langkah bijak dalam menjaga kondusivitas wilayah.
”Kami sangat mengapresiasi langkah mediasi ini, penyelesaian masalah melalui musyawarah mufakat adalah cara terbaik untuk meredam potensi konflik yang lebih luas, dan kami mendukung penuh upaya damai yang telah ditempuh,” ujar Tenor dalam keterangan persnya, Selasa (7/10/2026).
Tenor menambahkan bahwa kami masyarakat Klapanunggal berkomitmen untuk terus menjaga ketertiban dan kerukunan di tengah masyarakat, Ia juga mengimbau kepada seluruh waga masyarakat luas untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
”Mari kita kedepankan dialog. Jika ada permasalahan, selesaikan dengan kepala dingin dan melalui jalur yang tepat, kami siap bersinergi dengan pihak kepolisian dan pemerintah daerah untuk memastikan wilayah kita tetap aman dan damai,” tegasnya.
Proses mediasi tersebut akhirnya membuahkan kesepakatan damai yang ditandai dengan penandatanganan surat pernyataan bersama/saling memaafkan, dan berharap kesepakatan ini dipatuhi oleh semua pihak demi kepentingan bersama. (Red).

Tinggalkan Balasan