KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin Timur menggelar pelatihan budidaya ayam petelur bagi 16 warga binaan pemasyarakatan (WBP), Senin (12/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan keterampilan dan kemandirian warga binaan sebagai bekal untuk menjalani kehidupan produktif setelah bebas.
Pelatihan yang dilaksanakan di area Lapas Kelas IIB Sampit tersebut dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang peternakan yang memiliki nilai ekonomis.
Sebanyak 16 warga binaan mengikuti kegiatan dengan antusias dan mendapatkan bimbingan teknis langsung dari instruktur Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin Timur.
Materi pelatihan meliputi manajemen pemeliharaan ayam petelur, pemberian pakan dengan kandungan nutrisi yang sesuai, pemeliharaan sanitasi dan penerapan biosekuriti, hingga penanganan hasil produksi telur secara tepat dan efisien.
Melalui penyampaian materi dan bimbingan teknis tersebut, para peserta diharapkan mampu memahami tahapan budidaya ayam petelur secara baik dan benar.

Pengetahuan ini juga dapat mendukung pengelolaan peternakan di lingkungan lapas agar lebih produktif dan berkelanjutan.
Kerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin Timur menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kualitas pembinaan kemandirian warga binaan melalui keterlibatan tenaga yang memiliki keahlian di bidang pertanian dan peternakan.
Keterampilan yang diperoleh diharapkan tidak hanya bermanfaat selama warga binaan menjalani masa pidana, tetapi juga dapat menjadi modal untuk merintis usaha mandiri setelah kembali ke tengah masyarakat.
Melalui pelatihan ini, Lapas Kelas IIB Sampit terus mendorong pelaksanaan pembinaan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan, produktivitas, dan kesiapan warga binaan untuk berintegrasi kembali dengan masyarakat.
(Tbk)

Tinggalkan Balasan