KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit terus mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan produktif di lingkungan lapas.

Pada Kamis (15/10/2026), petugas bersama warga binaan pemasyarakatan (WBP) melaksanakan panen kangkung yang mencapai 71 kilogram.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian di bidang pertanian yang melibatkan warga binaan dalam proses budidaya, mulai dari penanaman hingga pemeliharaan tanaman.

Dengan pendampingan petugas, warga binaan turut berperan aktif dalam mengelola lahan agar menghasilkan sayuran yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari.

Sebanyak 71 kilogram kangkung berhasil dipanen dalam kegiatan tersebut.

Capaian ini menunjukkan pemanfaatan lahan di lingkungan lapas sebagai salah satu upaya mendukung ketersediaan bahan pangan sekaligus memberikan pengalaman praktik pertanian kepada warga binaan.

Hasil panen selanjutnya disalurkan ke dapur Lapas Kelas IIB Sampit untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga binaan.

Manfaatkan Lahan - Manfaatkan Lahan Produktif, Lapas Sampit Pasok 71 Kilogram Kangkung ke Dapur Mandiri

Pemanfaatan hasil kebun sendiri diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sayuran segar sekaligus mendukung efisiensi pengadaan bahan pangan untuk operasional lapas.

Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Muhammad Yani, mengapresiasi kerja sama petugas dan warga binaan dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini merupakan bukti nyata komitmen kami dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian yang bermanfaat,” ujar Muhammad Yani.

Melalui kegiatan pertanian yang berkelanjutan, Lapas Kelas IIB Sampit berharap warga binaan dapat mengembangkan keterampilan produktif dan memiliki bekal kemandirian yang berguna setelah kembali ke tengah masyarakat.
(Tbk)