KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit terus memperkuat pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) perempuan melalui kegiatan pengajian dan tausiyah bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Jumat (23/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Blok Wanita Lapas Sampit tersebut menjadi sarana bagi warga binaan untuk meningkatkan keimanan, memperdalam pemahaman agama, serta melakukan introspeksi diri selama menjalani masa pidana.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembelajaran membaca Al-Qur’an, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah hingga penerapan kaidah tajwid.
Para warga binaan mendapat bimbingan agar dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an secara bertahap.
Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin dan doa bersama.

Suasana khusyuk tersebut menjadi momentum bagi warga binaan untuk menenangkan diri, merefleksikan perjalanan hidup, serta menumbuhkan semangat memperbaiki diri.
Pembinaan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh penceramah dari Kemenag Kotim.
Materi tausiyah mengangkat pesan tentang ketabahan, pertobatan, dan harapan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.
Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Muhammad Yani, menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian merupakan bagian penting dari proses pembinaan warga binaan agar memiliki bekal mental dan spiritual ketika kembali ke masyarakat.
“Kegiatan pengajian dan tausiyah ini merupakan ikhtiar kami untuk menyentuh hati para warga binaan. Kami berharap melalui bimbingan dari Kemenag ini, Blok Wanita tidak hanya menjadi tempat menjalani hukuman, tetapi juga tempat untuk berhijrah, memperbaiki diri, dan kembali ke masyarakat dengan jiwa yang baru,” ucap Muhammad Yani.
Melalui kegiatan ini, Lapas Sampit berharap pembinaan spiritual dapat terus memberikan penguatan bagi warga binaan perempuan untuk meningkatkan kualitas diri, menumbuhkan kesadaran, dan mempersiapkan diri menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana.

Tinggalkan Balasan