BARITO SELATAN, MEDIATNI-POLRI.ID – Kapolres Barito Selatan (Barsel) AKBP Eko Mardianto, S.I.K., M.H., memimpin langsung kegiatan pengecekan titik panas (ground check hotspot), pemadaman, dan pendinginan lahan terbakar di Desa Madara dan Desa Kalahien, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB tersebut merupakan tindak lanjut kebakaran lahan gambut di lokasi yang sama pada hari sebelumnya.

Pengecekan titik panas dilakukan berdasarkan informasi dari aplikasi Sipongi sebagai bagian dari upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukum Polres Barito Selatan.

Dalam pelaksanaannya, Kapolres Barsel didampingi Kabag Ops bersama personel Polres Barsel dan Polsek Dusun Selatan.

Karhutla - Kapolres Barsel Pimpin Pemadaman Karhutla di Madara dan Kalahien, Api Berhasil Dipadamkan

Penanganan karhutla juga melibatkan Camat Dusun Selatan, BPBD, Satpol PP, Kodim 1012 Buntok, Dinas Kesehatan, tim posko kecamatan, serta personel bantuan dari PT KBP.

Tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam, khususnya pada lahan gambut yang berpotensi menyimpan bara di bawah permukaan tanah.

Proses penanganan menggunakan dua unit mesin pompa air, sejumlah selang dan nozzle, serta satu unit mobil Armoured Water Cannon (AWC) milik Polres Barsel.

Dukungan sarana lainnya meliputi satu truk logistik, satu mobil double cabin yang membawa tangki air, serta satu truk tangki air milik PT KBP.

Seluruh sarana tersebut dimanfaatkan untuk menunjang kelancaran proses pemadaman dan pendinginan di lokasi kebakaran.

Berkat upaya bersama tim gabungan, api berhasil dipadamkan dan situasi di lokasi terpantau aman serta kondusif.

Karhutla - Kapolres Barsel Pimpin Pemadaman Karhutla di Madara dan Kalahien, Api Berhasil Dipadamkan

Meski demikian, pemantauan lanjutan tetap dilakukan menggunakan drone, disertai pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa maupun potensi kebakaran kembali.

Kapolres Barsel juga memimpin konsolidasi bersama tim gabungan guna mengevaluasi dan memastikan seluruh rangkaian penanganan berjalan optimal.

Upaya ini menjadi bentuk sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan pihak perusahaan dalam menangani karhutla.

Pemantauan berkelanjutan diharapkan dapat mencegah munculnya kembali titik api serta meminimalkan dampak kebakaran lahan terhadap masyarakat dan lingkungan di Kabupaten Barito Selatan.
(BHL)