KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Sampit melakukan observasi dan pemantauan lokasi kemunculan orangutan di Dusun Remiling, Desa Ganepo, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (2/11/2026).
“Kegiatan observasi tersebut dilaksanakan oleh tiga orang petugas Pos Sampit, mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB,” kata Kepala BKSDA Resort Sampit, Muriansyah, Selasa (3/11/2026).
Observasi dilakukan menindaklanjuti laporan warga bernama Samsul yang sebelumnya melihat seekor orangutan di sekitar kawasan perkebunan, tidak jauh dari permukiman warga, pada Sabtu sore.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pencarian dengan menyusuri kebun karet dan kawasan yang ditumbuhi rotan milik warga. Namun, hingga observasi selesai, keberadaan orangutan tersebut belum berhasil ditemukan.

Meski demikian, petugas menemukan satu buah sarang orangutan kelas A di sekitar lokasi yang dilaporkan sebagai tempat kemunculan satwa tersebut.
Berdasarkan hasil pengamatan, vegetasi di kawasan tersebut didominasi tanaman karet, rotan, dan kelapa sawit. Petugas juga mendapati kondisi areal di sekitar lokasi kemunculan orangutan telah mengalami kebakaran, bahkan masih terdapat titik lahan yang terbakar.
Selain melakukan observasi, petugas BKSDA juga memberikan pengarahan kepada masyarakat agar tetap waspada dan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan orangutan.

Warga yang kembali melihat kemunculan satwa tersebut diminta melakukan pemantauan terhadap arah pergerakannya dari jarak aman serta segera melaporkan kepada petugas BKSDA.
Langkah ini dilakukan untuk memudahkan pemantauan dan penanganan lebih lanjut sekaligus memastikan keselamatan masyarakat serta kelestarian orangutan sebagai satwa liar yang dilindungi.
(Tbk)

Tinggalkan Balasan