LANDAK // MEDIATNI-POLRI.ID/ Polsek Meranti ~ Polres Landak ~ Polda Kalbar ~ Upaya pencegahan kejahatan dengan cara humanis terus dilakukan jajaran Polres Landak. Pada Selasa (3/11/2026) sekitar pukul 10.26 WIB, personel Polsek Meranti melaksanakan patroli dialogis dengan menyapa warga sambil duduk bersama di sebuah warung kopi di Jalan Raya Meranti, Desa Kelampai Setolo, Kecamatan Meranti, Kabupaten Landak, tepatnya di sekitar SDN 15 Jelayan / TBS REUNI dengan titik koordinat 0,674218 109,740196.
Pencegahan C3 (Curat, Curas, Curanmor) dengan himbauan kunci ganda kendaraan dan tidak meninggalkan barang berharga di warung / ladang.
Dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan, petugas mengajak warga berdiskusi mengenai berbagai potensi gangguan kamtibmas, seperti pencurian, penipuan, peredaran narkoba, kenakalan remaja, serta gangguan keamanan lainnya.
Warga juga diajak untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan dan tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Ps. Kapolsek Meranti Ipda Uwes, S.H., mengatakan bahwa patroli dialogis dengan pendekatan humanis merupakan salah satu upaya kepolisian untuk mempererat hubungan kemitraan dengan masyarakat sekaligus menyerap informasi secara langsung mengenai situasi keamanan di lingkungan warga.
“Melalui patroli dialogis ini, kami ingin kehadiran polisi benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Kami tidak hanya datang untuk melakukan pemantauan, tetapi juga menyapa, mendengarkan, berdiskusi, serta mengajak masyarakat bersama-sama mencari solusi dalam mencegah berbagai potensi tindak kejahatan. Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.
Lanjut Kapolsek menambahkan, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menjaga kerukunan antarwarga, mengaktifkan kembali kepedulian terhadap keamanan lingkungan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas.
“Jangan menunggu sampai terjadi tindak kejahatan baru kita bergerak. Pencegahan harus dimulai dari kepedulian bersama, komunikasi yang baik, dan kepekaan terhadap situasi di sekitar kita. Apabila ada persoalan atau hal mencurigakan, segera koordinasikan dengan Bhabinkamtibmas maupun Polsek Meranti agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat,” tambahnya.
Dengan mengedepankan patroli yang humanis dan dialogis, Polsek Meranti berharap terbangun hubungan yang semakin erat antara kepolisian dan masyarakat.
Sebab, melalui komunikasi, kebersamaan, serta pertukaran informasi, berbagai potensi gangguan keamanan dapat dikenali dan dicegah sedini mungkin.
(*)

Tinggalkan Balasan