KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit terus berupaya memenuhi hak kesehatan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui program pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Kegiatan tersebut telah memasuki hari ketiga dan berlangsung pada Rabu (4/11/2026).
Pelayanan kesehatan ini difokuskan kepada warga binaan untuk memastikan mereka memperoleh akses pemeriksaan medis yang layak selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas.
Pada pelaksanaan hari ketiga, pemeriksaan tetap mencakup berbagai aspek kesehatan, baik penyakit menular maupun tidak menular.
Rangkaian pemeriksaan meliputi skrining Tuberkulosis (TBC), tes HIV, pemeriksaan kesehatan kejiwaan, hingga rontgen dada untuk mendeteksi kemungkinan gangguan pada organ pernapasan.

Program tersebut bertujuan meningkatkan deteksi dini terhadap berbagai penyakit sekaligus mencegah potensi penyebaran penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan.
Dengan pemeriksaan secara berkala, kondisi kesehatan fisik dan mental warga binaan dapat terpantau sehingga apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan, dapat segera ditindaklanjuti melalui penanganan medis yang sesuai.
Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Muhammad Yani, menyambut baik dan mengapresiasi sinergi berkelanjutan dengan Dinas Kesehatan Kotim dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada warga binaan.

“Pemeriksaan kesehatan secara berkala ini adalah bentuk kepedulian nyata kami terhadap kemanusiaan dan upaya memastikan seluruh warga binaan tetap sehat, baik secara fisik maupun mental, sehingga mereka dapat mengikuti seluruh program pembinaan dengan maksimal,” ujar Muhammad Yani.
Melalui kegiatan ini, Lapas Sampit berharap pemenuhan hak kesehatan warga binaan dapat terus dioptimalkan.
Sinergi dengan Dinas Kesehatan Kotim juga diharapkan berlanjut guna mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang sehat serta menunjang keberhasilan program pembinaan bagi seluruh warga binaan.
(Tbk)

Tinggalkan Balasan