KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Kebakaran hebat melanda empat bangunan rumah berbahan kayu di Jalan Cristopel Mihing, Gang Idris Arsyad, RT 023/RW 004, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Minggu (8/11/2026) malam.

Peristiwa tersebut dilaporkan kepada petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Kotim sekitar pukul 18.44 WIB melalui laporan masyarakat.

Mendapat informasi tersebut, petugas piket Peleton I langsung melakukan persiapan dan bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 18.46 WIB. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 18.50 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman tiga menit kemudian.

Berkat kesigapan petugas Damkarmat bersama unsur terkait dan relawan, api berhasil dilokalisir pada pukul 19.18 WIB. Selanjutnya, petugas melakukan proses pendinginan mulai pukul 19.25 WIB untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Setelah dilakukan pemeriksaan, operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 20.00 WIB. Petugas kemudian kembali ke Markas Komando Damkarmat Kotim dan tiba sekitar pukul 20.29 WIB.

Berdasarkan laporan Damkarmat Kotim, empat bangunan rumah kayu yang terbakar masing-masing milik Ardelsyah, Fransiska, Apriyani Rahman, dan Arla.

Dari data yang dihimpun, rumah milik Fransiska dihuni tujuh orang dalam dua kepala keluarga, sedangkan rumah milik Apriyani Rahman dihuni lima orang dalam satu kepala keluarga.

Sementara itu, dugaan sementara penyebab kebakaran berdasarkan keterangan salah seorang pemilik bangunan adalah korsleting listrik. Namun, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam penanganan kejadian tersebut, Damkarmat Kotim mengerahkan tiga unit kendaraan pemadam kebakaran dan satu unit mobil Hilux Rescue merah.

Pemadaman juga mendapat dukungan dari Polres Kotim, Polsek Baamang, Satlantas Kotim, empat unit Posko Karhutla, PLN, serta sejumlah relawan, di antaranya Relawan Masjid Jami, Ketapi 3, Teluk Dalam, Dompet Peduli, dan Relawan Baamang Tengah.

Sejumlah pejabat turut berada di lokasi untuk memantau penanganan kebakaran, yakni H. Akhmad Taufik, ST., MT., Yayat Hidayat, S.Hut., dan Neydi Subandi, S.Sos.

Dalam laporan tersebut, tidak tercatat adanya korban meninggal dunia maupun korban luka-luka. Sementara itu, nilai kerugian material akibat kebakaran belum dapat dipastikan.

Petugas mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing, termasuk memeriksa kabel dan peralatan listrik secara berkala guna mencegah terjadinya kebakaran.
(Tbk)