KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui program perpustakaan keliling yang hadir di area dalam Lapas Sampit, Rabu (30/9/2026).
Kehadiran perpustakaan keliling tersebut mendapat sambutan antusias dari para WBP.
Begitu layanan dibuka, puluhan warga binaan langsung mendatangi armada perpustakaan untuk memilih berbagai jenis buku yang tersedia.
Beragam bacaan disediakan, mulai dari buku keagamaan, keterampilan praktis, hingga novel dan karya sastra.
Sejumlah WBP memanfaatkan kesempatan tersebut dengan membaca langsung di lokasi, sementara lainnya mencatat berbagai informasi penting dari buku yang mereka baca untuk menambah pengetahuan dan wawasan.
Program perpustakaan keliling ini menjadi salah satu sarana pembinaan positif bagi WBP, sekaligus mendorong tumbuhnya budaya literasi di lingkungan Lapas.

Selain mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat, keberadaan buku juga diharapkan dapat memberikan pengetahuan, motivasi, serta keterampilan yang dapat menjadi bekal bagi warga binaan ketika kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Muhammad Yani, mengapresiasi antusiasme WBP dalam mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan literasi merupakan bagian penting dalam mendukung proses pembinaan selama menjalani masa pidana.
“Kami berharap program perpustakaan keliling ini tidak hanya menjadi jendela ilmu, tetapi juga menjadi sarana pembinaan kepribadian yang mampu membawa perubahan positif dan motivasi bagi mereka untuk terus melangkah lebih baik,” ungkap Muhammad Yani.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dimanfaatkan secara optimal oleh para WBP sebagai bagian dari proses pengembangan diri.
Dengan bertambahnya wawasan dan pengetahuan, para warga binaan diharapkan memiliki bekal yang lebih baik untuk menjalani kehidupan setelah menyelesaikan masa pidana.
(Tbk)

Tinggalkan Balasan