KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mengevakuasi seekor ular sanca batik (Python reticulatus) yang ditemukan bersembunyi di bawah atap dapur rumah warga di Perumahan Wengga Metropolitan, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Minggu (8/11/2026) malam.

Informasi keberadaan ular tersebut diterima petugas melalui WhatsApp Emergency Call Damkarmat Kotim sekitar pukul 20.55 WIB.

Laporan disampaikan oleh seorang warga bernama Yogi Syahputra NST yang meminta bantuan evakuasi karena menemukan ular di bagian dapur rumahnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Peleton I Damkarmat Kotim, Akhmad Ilham Wahyudi, A.Ma., langsung menginstruksikan Regu III untuk melakukan penanganan.

Petugas kemudian mempersiapkan peralatan penyelamatan dan berangkat menuju lokasi menggunakan satu unit mobil Rescue Toyota Hilux dengan nomor polisi KH 8152 FW.

Tim tiba di lokasi sekitar pukul 21.08 WIB dan langsung melakukan pemeriksaan di bagian dapur rumah pelapor. Setelah mengetahui posisi ular, petugas segera melakukan proses evakuasi.

Berkat kesigapan personel, ular sanca batik tersebut berhasil dievakuasi dengan aman. Operasional penanganan berlangsung sekitar 12 menit, mulai pukul 21.10 hingga 21.22 WIB.

Setelah memastikan proses evakuasi selesai, petugas kembali ke Markas Komando Damkarmat Kotim dan tiba sekitar pukul 21.50 WIB untuk melanjutkan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, penanganan dipimpin Kepala Peleton I Akhmad Ilham Wahyudi, dengan personel Regu III yang terdiri dari Himawan Hergianto selaku pelaksana harian kepala regu, Lucma Hari Wibowo sebagai operator kendaraan, serta Sarlan dan Sri Wulan Maulana sebagai anggota.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pelayanan Damkarmat Kotim yang tidak hanya berfokus pada penanganan kebakaran, tetapi juga memberikan pelayanan penyelamatan dan evakuasi hewan liar yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Damkarmat Kotim mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangkap atau mengevakuasi ular secara mandiri apabila menemukan hewan tersebut di lingkungan rumah. Warga disarankan segera menghubungi petugas agar penanganan dapat dilakukan secara aman dan tepat.
(Tbk)