SERUYAN, MEDIATNI-POLRI.ID – Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah hukum Polsek Seruyan Hilir dilakukan secara intensif. Minggu (20/9/2026), personel gabungan Satgas Karhutla Kabupaten Seruyan membagi kekuatan ke dalam beberapa tim untuk menangani kebakaran di sejumlah wilayah secara bersamaan.

Sedikitnya delapan lokasi menjadi sasaran penanganan, yakni Desa Baung sekitar 1 hektare, Kelurahan Kuala Pembuang I 1 hektare, Desa Muara Dua 2 hektare, Desa Pematang Limau 2,5 hektare, Desa Sungai Perlu 3 hektare, Desa Tanjung Rangas 2 hektare, Desa Bangun Harja 3 hektare, serta Desa Halimaung Jaya sekitar 1 hektare.

Total luas area yang berhasil dipadamkan dan ditangani mencapai 15,5 hektare.

Pembagian tim dilakukan agar penanganan dapat berlangsung secara bersamaan di seluruh lokasi.

Personel gabungan melakukan pemadaman dengan menyiram titik api, kemudian dilanjutkan dengan pendinginan pada area yang telah terbakar dan lingkungan di sekitarnya.

Pendinginan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada bara tersisa yang berpotensi kembali memicu api.

Personel juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi lahan pasca penanganan guna mengantisipasi penyalaan kembali maupun munculnya titik api baru.

Karhutla - Karhutla Meluas di Delapan Lokasi, Tim Satgas Karhutla Seruyan Hilir Lakukan Pemadaman 15,5 Hektare Lahan

Kapolsek Seruyan Hilir mengatakan pembagian personel menjadi beberapa tim merupakan langkah cepat untuk mempercepat penanganan di tengah meluasnya Karhutla.

“Karena titik yang ditangani berada di beberapa lokasi, personel gabungan dibagi menjadi beberapa tim agar penanganan dapat dilakukan secara bersamaan. Setelah pemadaman, pendinginan dan pemantauan tetap dilakukan untuk mencegah api kembali menyala atau meluas,” ujar Kapolsek Seruyan Hilir.

Menurutnya, penanganan Karhutla tidak hanya membutuhkan respons cepat saat api muncul, tetapi juga pengawasan berkelanjutan di lokasi yang telah ditangani.

Upaya tersebut menjadi bagian dari kesiapsiagaan Satgas Karhutla Kabupaten Seruyan dalam mengendalikan kebakaran di sejumlah wilayah sekaligus mencegah dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

(Tbk)