KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit kembali menggelar program pemeriksaan kesehatan gratis bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa (3/11/2026).

Memasuki hari kedua pelaksanaan, sebanyak 139 WBP mengikuti rangkaian skrining kesehatan yang berlangsung di aula Lapas Sampit.

Pemeriksaan tersebut bertujuan mendeteksi sejak dini berbagai potensi gangguan kesehatan, baik penyakit menular maupun tidak menular.

Adapun pemeriksaan yang dilakukan meliputi skrining Tuberkulosis (TBC), tes HIV, pemeriksaan kesehatan jiwa, hingga rontgen dada untuk mengetahui kondisi paru-paru warga binaan.

Hari Kedua - Hari Kedua Pemeriksaan Kesehatan, 139 WBP Lapas Sampit Jalani Skrining TBC, HIV, dan Kesehatan Jiwa

Kegiatan ini melibatkan tenaga medis profesional dari Dinas Kesehatan Kotim sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian penyakit di lingkungan pemasyarakatan.

Melalui pemeriksaan tersebut, kondisi kesehatan warga binaan dapat diketahui lebih awal sehingga apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan, dapat segera ditindaklanjuti sesuai kebutuhan medis.

Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Muhammad Yani, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada warga binaan.

Hari Kedua - Hari Kedua Pemeriksaan Kesehatan, 139 WBP Lapas Sampit Jalani Skrining TBC, HIV, dan Kesehatan Jiwa

“Kesehatan warga binaan adalah prioritas utama kami dalam menjaga kondusivitas dan pemenuhan hak kemanusiaan di dalam Lapas. Melalui deteksi dini ini, kami ingin memastikan seluruh WBP tetap dalam kondisi sehat prima selama menjalani masa pembinaan,” ujar Muhammad Yani.

Melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan berkala ini, Lapas Sampit berupaya memastikan warga binaan memperoleh akses pelayanan medis sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit di lingkungan hunian.

Kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kotim diharapkan terus mendukung pemenuhan hak kesehatan warga binaan serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan kondusif.

(Tbk)